Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO)
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Lukisan Tentang Ibu Kota Palembang
Rp 42.500 Rp 50.000| ISBN | 978-602-258-205-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Lukisan Tentang Ibu Kota Palembang
Penulis : J.I van Sevenhoven
Tebal : 128 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi
Kesan sepintas dari uraian J. I. van Sevenhoven tentang Ibu kota Palembang ialah bahwa tulisan ini dapat dikategorikan sebagai suatu travelogue, cerita perjalanan, dalam arti yang luas. Dari pengamatan yang langsung si penulis memperkenalkan keadaan alam, susunan dan cara kehidupan masyarakat, yang kadang-kadang dibumbui dengan anekdot, dan prospek-prospek ekonomi. Tentu saja hasil observasi yang langsung ini, suatu ciri khas dari genre travelogue, memperlihatkan kekaburan yang ekstrem antara pengutaraan fakta dengan anggapan moral si penulis. Namun di sini pulalah terletak suatu aspek yang penting dari tulisan van Sevenhoven: uraiannya mempunyai maksud tertentu yang bersifat pragmatis. Dari sudut sejarah kolonial tulisan ini merupakan contoh yang baik dari cara seorang pejabat dalam mengungkapkan pandangan serta usul politiknya. Tulisan ini contoh dari ratusan laporan pejabat-pejabat Belanda yang biasa ditemukan dalam jurnal ilmiah, monografi adat, ataupun dalam arsip-arsip (terutama dalam Memorie van Overgave).
Uraian J. I. van Sevenhoven penting sekali sebagai bahan dasar dalam penelitian tentang masyarakat dan sejarah Palembang. Dari uraian yang lancar dan menarik ini seorang penggemar sejarah akan dapat berkenalan dengan Palembang di awal abad ke-19, walaupun dilihat dari kacamata Belanda. Seorang peneliti akan dapat merumuskan beberapa persoalan yang dapat dijadikan sebagai dasar penyelidikan lebih lanjut. Sampai di manakah, umpamanya, susunan masyarakat seperti yang dilukiskan van Sevenhoven, memberi refleksi dalam tingkah laku politik Palembang? Apakah arti “sewenang-sewenang” jika dilihat dari sudut pandangan masyarakat itu sendiri? Bagaimanakah corak perubahan masyarakat setelah Belanda menjadi kekuatan politik dan ekonomi yang dominan?
Tags: penerbit ombak, sejarah
Lukisan Tentang Ibu Kota Palembang
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 483 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Akor Sitepu Tebal : viii + 66 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Buku ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung kemudahan dalam mengatasi berbagai persoalan yang muncul terutama bagi kalangan yang menekuni ilmu keolahragaan, pendidikan jasmani, pembina atau pelatih yang menekuni… selengkapnya
Rp 72.080 Rp 84.800Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : 478 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Kesulitan menemukan buku teks sejarah Indonesia berbahasa Indonesia sampai saat ini merupakan salah satu alasan utama mengapa penerbitan kembali buku ini menjadi sangat penting. Selain itu dimensi sejarah kritis dan eksplanatif yang… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : xxii + 170 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sebagai salah satu moda transportasi yang digerakkan oleh tenaga manusia, becak sempat menjadi andalan bagi sebagian warga Yogyakarta. Lajunya yang relatif cepat daripada berjalan kaki, kemampuannya dalam mengangkut penumpang, baik manusia maupun barang, dan… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Barbara Watson Andaya Tebal : 452 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sumatra Tenggara—berikut kerajaan-kerajaan mahsyur dan masyarakat yang ada di dalamnya—memiliki nilai, tradisi, dan pandangan dunianya masing-masing baik dalam perkara kekerabatan hingga perdagangan. Suatu tatanan yang khas, dan tidak selalu dapat dipersamakan dengan kebudayaan lain di… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Penulis : Mona Lohanda Tebal : 217 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Dari pengalaman bekerja dengan sumber sejarah selama 40 tahun, buku yang saya beri judul Membaca Sumber Menulis Sejarah ini, berisikan 13 artikel yang saya tulis dalam berbagai kesempatan. Buku ini memang masuk… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Muhammad Yuanda Zara Tebal : 134 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Pada bulan April 1946, Perdana Menteri Sjahrir menawarkan 500.000 ton beras kepada India yang tengah dilanda kelaparan. Sebagian besar studi mengenai bantuan beras untuk India ini menekankan bahwa bantuan ini merupakan bukti keberhasilan diplomasi… selengkapnya
Rp 45.900 Rp 54.000Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : 415 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Seminar Sejarah Nasional I, yang berlangsung di Yogyakarta pada tahun 1957 merupakan peristiwa penting untuk historiografi Indonesia. Karena pada saat itu telah dilegitimasikan pandangan Indonesiasentris dalam penulisan sejarah nasional. Telah tumbang pendekatan konvensional yang bercorak Eropasentris…. selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Srinita dan Apridar Tebal : x + 56 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Buku perkembangan pemikiran ilmu ekonomi mendeskripsikan kontribusi para pemikir ekonomi terhadap ilmu ekonomi dari zaman pra klasik hingga zaman modern. Di bagian pertama dibahas mengenai pengenalan ilmu ekonomi, selain itu juga dalam… selengkapnya
Rp 76.330 Rp 89.800Penulis : Irmawati Sagala Tebal : xiv + 369 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Tidak mudah meneliti sejarah tentang Jambi karena keterbatasan sumber data, permasalahan yang juga diakui oleh peneliti lain bahkan oleh Elisbeth Locher-Scholten. Irmawati Sagala
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Elizabeth Drayson Tebal : 352 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Pada 1482, Abu Abdallah Muhammad XI (di Barat dikenal dengan Boabdil) menjadi Raja Muslim ke-23 di Granada. Namun siapa sangka kalau ia akan menjadi raja yang terakhir. Buku ini mengulas pemerintahannya yang penuh bencana dan kekalahan… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.