Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO)
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Fragmen Sejarah Intelektual
Rp 128.000 Rp 160.000| ISBN | 978-602-433-687-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
Fragmen Sejarah Intelektual
Penulis : Ignas Kleden
Tebal : xii + 460 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Buku Obor
Deskripsi :
Ada kesulitan khas dalam memahami siapa itu intelektual. Kesulitannya disebabkan karena ada berbagai peran berbeda yang dijalankan seorang intelektual, berbagai kepentingan yang menarik minatnya dan berbagai hubungan yang mengundang keterlibatannya. Kita, misalnya, dapat menyederhanakan peranannya dengan membandingkan intelektual dengan ilmuwan. Seorang ilmuwan, atau seorang scholar, mencari pengetahuan sebagai tugas hidupnya, dan kemudian membangun suatu sistem atau arsitektur pengetahuan berdasarkan perspektif yang dipilihnya, dan menjadikannya ilmu pengetahuan. Sementara itu ada berbagai nilai dan kepentingan dalam hidup manusia, yang dalam tugas seorang ilmuwan akan diubah menjadi pengetahuan, bahkan menjadi informasi. Sebaliknya dari itu, seorang intelektual tidak memandang ilmu, dan bahkan ilmu pengetahuan, sebagai tujuan yang hendak dicapainya, tetapi hanya sebagai sarana yang dapat dimanfaatkannya. Minat dan kerja seorang intelektual adalah mencoba melakukan konversi pengetahuan dan informasi menjadi nilai atau kepentingan dalam hidup manusia.
Apakah nilai yang dibelanya adalah nilai-nilai yang berhubungan dengan kehidupan di dunia dalam suatu konteks terbatas, ataukah nilai-nilai transendental yang berlaku di segala tempat dan segala waktu? Apakah nilai-nilai itu dilihatnya sebagai berguna atau kurang berguna, ataukah sebagai nilai-nilai moral yang harus dibela, atau nilai-nilai yang bertentangan dengan moral dan harus ditolak? Julien Benda seorang esais dan filosof Perancis, mengajukan suatu kontradiksi yang membuatnya sibuk berpikir bertahun-tahun: mengapa selama 2.000 tahun manusia sudah melakukan demikian banyak kejahatan, namun tetap saja menghormati yang baik? Bukunya La Trahison des Clercs, 1927, atau The Treason of the Intellectuals, 1928, telah menjadi sebuah klasik abad ke-20. Sebagai contoh soal, dalam kebudayaan, apakah intelektual berperan menjaga tradisi atau membawa pembaharuan dalam tradisi? Antonio Gramsci, filosof Italia yang dipenjarakan oleh rezim Mussolini tahun 1930-an mengajarkan bahwa ada intelektual yang memilih sebagai tugasnya merawat tradisi dari generasi ke generasi, seperti para guru, pemimpin agama, para administrator, atau para rohaniwan, yang dinamakannya intelektual tradisional. Sebaliknya, ada pula intelektual yang terdorong untuk menerobos tradisi untuk mendorong pembaruan dalam tradisi, dan membawa perubahan-perubahan sesuai kebutuhan baru. Mereka dinamakannya intelektual organik. Secara sosiologis, intelektual tradisional tidak bekerja untuk suatu kelas sosial tertentu, tetapi bekerja antar-kelas, sedangkan intelektual organik bekerja dalam suatu kelas sosial atau suatu organisasi dan memberikan pengabdiannya di sana. Mereka adalah teknisi dalam industri, konsultan bisnis dalam perusahaan besar, penasihat politik untuk suatu rezim politik, ahli strategi dalam militer, atau ahli periklanan dalam kantor pemasaran.
Ada berbagai pertanyaan lain, seperti bagaimana hubungan intelektual dengan politik, negara, dan kekuasaan? Bagaimana pula hubungannya dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan? Atau bagaimana hubungannya dengan sejarah? Pengantar penulis dalam buku ini mencoba mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, berdasarkan data sejarah.
Tags: buku obor, sosial politik
Fragmen Sejarah Intelektual
| Berat | 500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 440 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Abdurrahman Wahid Tebal : 360 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Bila engkau menganggap Allah itu ada hanya karena engkau yang merumuskannya, hakikatnya engkau sudah menjadi kafir. Allah tidak perlu disesali kalau Dia menyulitkan kita. Juga tidak perlu dibela kalau orang menyerang hakikat-Nya. (Al-Hujwiri)
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Umar Suryadi Bakry Tebal : xiv + 324 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Pustaka Kita Tahun : 2026 Deskripsi : Di tengah dunia yang semakin kompleks, penuh rivalitas geopolitik, dan disrupsi teknologi digital, diplomasi tidak lagi sekadar seni negosiasi antarnegara—ia telah berkembang menjadi instrumen strategis yang melibatkan berbagai aktor,… selengkapnya
Rp 152.000 Rp 190.000Penulis : Aidah Putri Budiatri Tebal : xx + 342 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Buku Obor Deskripsi : Pada era reformasi ini, partai politik kerap dirundung oleh persoalan konflik internal dan perpecahan partai. Partai-partai berpengaruh yang memiliki kursi di parlemen nasional, tanpa terkecuali, pernah mengalami konflik. Konflik internal partai itu,… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000Penulis : Erlangga Greschinov Tebal : 220 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Renebook Deskripsi : Tidak pernah aku duga sebelumnya, ajakan “silaturahim” ke akun media sosial tentara IDF menjadi sebuah gerakan masif yang diikuti segenap netizen Indonesia. Gerakan untuk sekadar melampiaskan protes secara digital ini kemudian secara organik dinamai oleh netizen… selengkapnya
Rp 70.550 Rp 83.000Penulis : Endy P. Prawirohartono Tebal : 292 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, ilmu kedokteran pun terus berkembang. Kemajuan teknologi pun menunjang diagnosis dan terapi penyakit baru yang bermunculan. Ironisnya, penyakit “lama” yang sudah sekian lama dikenal manusia pun masih… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Mujiburrahman Tebal : xviii + 532 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Gading Nalar ilmuan, politisi dan sufi memang berbeda. Andai ketiganya bisa digabungkan, alangkah indahnya hidup ini. Andai politisi hanya mau menang dengan cara benar, sesuai kebenaran di lapangan dan menerima hasilnya dengan hati yang lapang berdasarkan baik sangka kepada takdir Tuhan, tentu… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : Bevaola Kusumasari Tebal : xii + 142 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Gava Media Deskripsi : Buku ini menjelaskan tentang manajemen bencana dari perspektif manajemen publik, kebaruan dari buku ini adalah menawarkan tinjauan teoritis tentang kemampuan organisasi dalam manajemen bencana, peran pemerintah daerah dalam manajemen bencana dan lesson learnt… selengkapnya
Rp 40.800 Rp 48.000Penulis : Hardiyansyah Tebal : xiv + 182 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Gava Media Deskripsi : Lahirnya UU No. 25/2009 tentang Pelayanan Publik merupakan langkah dan harapan besar akan terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas. Pelayanan yang berkualitas tentu saja pelayanan yang dapat memberikan kepuasan semua pihak, mulai dari penyelenggara pelayanan… selengkapnya
Rp 45.050 Rp 53.000Penulis : Umar Nain dan Rahmat Pannyiwi Tebal : 256 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Buku Sosiologi Pembangunan Desa ini secara sosiologis membahas mengenai peristiwa-peristiwa dalam pembangunan desa dilihat dari fenomena keterbelakangan, sehingga diperlukan adanya pembangunan desa sebagai gerakan nasional untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan di pedesaan. Pembangunan… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Benny Baskara Tebal : 278 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Javanica Deskripsi: Suku Bajo adalah suku bangsa Nusantara yang hidup di laut. Mereka membangun rumah-rumahnya di atas laut. Mereka dikenal orang-orang darat sebagai orang laut. Karena semenjak dahulu orang-orang Bajo kerap mengembara dengan perahu, populasi… selengkapnya
Rp 59.200 Rp 74.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.