Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Demi Kemanusiaan dan Persaudaraan: Propaganda Indo
- Handbook; Intermediate Writing Developing English
- Kupas Tuntas Teknologi Virtualisasi
- Agnostik
- Audit Internal Konsep dan Praktik Sesuai Standar A
- Horor Tanah Jawa: Tumbal Genderuwo dan Kisah-Kisah
- Kupas Habis Teknik Pencahayaan dengan V-Ray dan Me
- Raja Muslim Terakhir di Andalusia: Detik-Detik Ber
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO)
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Karmawibanggha Borobudur
Rp 138.380 Rp 162.800| ISBN | 978-623-228-899-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya, Sejarah |
Karmawibanggha Borobudur
Penulis : Iswahyudi
Tebal : x + 272 hlm
Ukuran : 17 x 24 cm
Penerbit : Graha Ilmu
Deskripsi :
Karmawibanggha, adalah salah satu relief yang dipaparkan pada Kamadhatu atau kaki candi Borobudur. Yang menarik relief setelah diciptakan, kemudian ditutup Kembali, sehingga tidak dapat dilihat oleh peziarah candi. Sesuai dengan agama Budha mashab Mahayana, relief tersebut intinya tentang ajaran karma yang di dalamnya terkait dengan nafsu dan bersifat hina, sehingga ditutup dimungkinkan agar tidak jadi contoh perbuatan umat. Ajaran Karmawibanggha menurut para ahli, adalah didasarkan pada kitab Mahakarmavibangha dan Karmavibanghopadesa yang semula berbahasa sansekerta kemudian disalin ke dalam Bahasa Pali dan Cina. Manuskrib tersebut pernah ditemukan oleh Jendral Kaesar Sham Sare anak raja Nepal Chandra Sham Sare, kemudian diterjemahkan oleh Sylvain Levi ke Bahasa Perancis dan N.J. Kroem ke bahasa Belanda. Menurut N.J. Kroem sebagai purbakalawan HindiaBelanda, ternyata ajaran dalam Mahakarmavibangha dan Karmavibhangopadesa banyak yang sama dengan Karmawibanggha Borobudur. Sampai Indonesia merdeka, agama Budha yang diakui adalah mashab Teravada, sehingga ajaran Karmawibanggha juga masih berlanjut sampai sekarang, sebagaimana yang dibahas dalam buku ini.
Tags: budaya, graha ilmu, sejarah
Karmawibanggha Borobudur
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 396 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Hendri Yuliansyah Tebal : x + 176 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Arttex Deskripsi : Nirmana sebagai bahan pembelajaran dasar yang wajib diketahui oleh mahasiswa seni dan desain, dapat menjadi pemacu dalam mengkreasi beberapa karya besar. Karya lukisan, graffiti, poster, bumper untuk video atau iklan, sebagai beberapa karya besar… selengkapnya
Rp 166.430 Rp 195.800Penulis : Mahmud Salim al-Hut Tebal : 368 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Ada persepsi di kalangan sebagian sejarawan dan peneliti dunia Timur Tengah kuno bahwa bangsa Arab tidak punya mitologi khas, yakni kepercayaan akan dewa-dewa dan turunannya, seperti halnya mitologi pada bangsa Yunani dan Romawi. Sejumlah mitologi… selengkapnya
Rp 97.750 Rp 115.000Penulis : Sugeng Priyadi Tebal : 262 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : No document, no history merupakan ungkapan yang mendewakan dokumen sebagai data sejarah yang dianggap paling penting. Dokumen adalah data tertulis sejarah yang ditinggalkan oleh tokoh dan masyarakat dari masa lampau. Keberadaan dokumen menjadi tuntutan bagi penulisan sejarah. Secara… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Huub de Jonge Tebal : 162 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Buku ini terdiri dari tiga manuskrip pendek—ditambah satu artikel dari Huub de Jonge—yang menghadirkan potret skematis tentang bagaimana roda pemerintahan Kerajaan Sumenep dijalankan pada abad ke-19. Dokumen pertama berisi gambaran pola administrasi, data pendapatan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Deni Miharja Tebal : 236 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Islam dan Budaya Sunda – Proses penyebaran Islam di Tatar Sunda adalah suatu proses bentuk asimilasi, akulturasi dari berbagai budaya yang datang (Arab, Persia, dan India) dengan budaya lokal Sunda yang membentuk kebudayaan Sunda Islam kiwari…. selengkapnya
Rp 78.795 Rp 92.700Penulis : Roger Garaudy Tebal : 400 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Palestina adalah tanah istimewa dan sangat bersejarah. Menjadi bagian dari wilayah Bulan Sabit Subur yang terkenal dengan peradaban besar umat manusia pada masa lalu, ia adalah tempat lahirnya para nabi dan rasul (Yudaisme dan Kristen) pembawa… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : Lister Eva Simangunsong Tebal : 220 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini membahas tentang sejarah sosial masyarakat di dataran tinggi Tanah Karo ketika wabah lepra melanda pada penghujung abad ke-18. Tema ini ditulis disebabkan tidak banyak kajian tentang sejarah sosial masyarakat di Tanah Karo… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Andrew Hussey Tebal : 636 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Dalam riwayatnya yang panjang, Paris kerap ditandai sebagai penjara, surga, dan bahkan neraka; juga wanita cantik, penyihir, dan setan. Kota ini membangkitkan emosi yang kuat, dan menangkap imajinasi setiap orang: inilah kota yang jadi latar bagi… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Penulis : Gusti Asnan Tebal : 348 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Perguruan Adabiah adalah nama yang tidak asing dalam dunia pendidikan di Minangkabau/Sumatera Barat. Perguruan Adabiah tidak hanya merupakan salah satu lembaga pendidikan yang besar, dalam artian memiliki banyak jenjang pendidikan (Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Agus Mulyana Tebal : viii + 127 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pada masa Revolusi bagi para menak yang terlibat dalam elite birokrasi merupakan masa “keruntuhan” bagi kekuasaannya sebagai korps pegawai birokrasi. Karena sejak awal kemerdekaan yang kemudian tampil memimpin republik adalah para pemimpin priyayi nasionalis. Pada masa kekuasaan kolonial Belanda hubungan antara pangreh praja dan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.