● online
- Sejarah Dunia yang Disembunyikan....
- Pengantar Penerjemahan....
- The Spirit in Man, Art, and Literature....
- Buku Junior Mudah Belajar Tajwid....
- Dasar Analisis Genetik pada Kambing dan Domba....
- Panduan Praktikum Anatomi Fisiologi Hewan....
- Membaca Sumber Menulis Sejarah....
- Bijak Mengelola Waktu: Rahasia Bagaimana Orang-Ora....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO)
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Mengapa Terjadi Sengketa Budaya Indonesia & Malaysia? Telaah Ekonomi-Politik Dua Negara Serumpun
Rp 78.030 Rp 91.800| ISBN | 978-623-228-757-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
Mengapa Terjadi Sengketa Budaya Indonesia & Malaysia? Telaah Ekonomi-Politik Dua Negara Serumpun
Penulis : Moh. Nizar
Tebal : xvi + 76 hlm
Ukuran : 17 x 24 cm
Penerbit : Graha Ilmu
Deskripsi :
Sejak kasus Sipadan dan Ligitan, masyarakat Indonesia menjadi sangat sensitif terhadap Malaysia, teranglah ketika negeri jiran itu mendaku kebudayaan-kebudayaan tradisional seperti reog, batik, angklung, makanan tradisional, lagu daerah, dan tarian tradisional spontan sentimen anti Malaysia kembali mengemuka. Perang urat syaraf antara warga kedua negara terjadi, misalnya, di situs www.malingsia.com dan www.indonesial.blogspot.com. Ketegangan hubungan kedua negara akibat klaim warisan budaya tradisional ini menggambarkan persoalan baru terkait kebijakan ekonomi kreatif bagi dua negara serumpun.
Buku ini ditulis mencoba menjawab mengapa terjadi sengketa budaya antara Indonesia dan Malaysia yang bertolak dari pendekatan ekonomi politik, bahwa meskipun mereka sebagai negara serumpun tetapi sebagai negara merdeka keduanya berdiri di atas kepentingan nasional masing-masing. Selain itu, di dalam buku ini juga disampaikan bahwa keberadaan rezim GRTKF (Genetic Resources, Traditional Knowledge and Folklore) menjadi sangat penting sebagai perlindungan hukum atas warisan budaya tradisional.
Tags: graha ilmu, sosial politik
Mengapa Terjadi Sengketa Budaya Indonesia & Malaysia? Telaah Ekonomi-Politik Dua Negara Serumpun
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 685 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Ali Khomsan, Arya Hadi Dharmawan, dkk Tebal : xii + 132 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Buku Obor Deskripsi : Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain ,pendapatan, pendidikan, lokasi, gender, dan kondisi lingkungan. Kemiskinan di Indonesia dicirikan oleh banyaknya rumah tangga yang berada di… selengkapnya
Rp 32.000 Rp 40.000Penulis : George Ritzer Tebal : xxiv + 904 hlm Ukuran : 20,5 x 28 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Sekarang dengan penerbit SAGE, dan ditulis bersama dengan penulis ternama dalam bidang teori sosiologi, Edisi Kesepuluh dari Teori Sosiologi oleh George Ritzer & Jeffrey Stepnisky memberikantinjauan menyeluruh pada para pembaca mengenai para teoretisi… selengkapnya
Rp 314.500 Rp 370.000Penulis : Daryanto dan Bintoro Tebal : viii + 160 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Gava Media Deskripsi Manajemen Diklat adalah upaya yang sistematis dan terencana dalam mengoptimalkan seluruh komponen diklat guna mencapai tujuan program secara efektif dan efisien. Kebutuhan pendidikan dan pelatihan muncul karena adanya masalah-masalah yang mengganggu kinerja organisasi,… selengkapnya
Rp 33.575 Rp 39.500Penulis : Aidah Putri Budiatri Tebal : xx + 342 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Buku Obor Deskripsi : Pada era reformasi ini, partai politik kerap dirundung oleh persoalan konflik internal dan perpecahan partai. Partai-partai berpengaruh yang memiliki kursi di parlemen nasional, tanpa terkecuali, pernah mengalami konflik. Konflik internal partai itu,… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000Penulis : James Fulcher Tebal : 244 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Apa itu kapitalisme? Apakah kapitalisme di mana-mana sama saja? Apakah terdapat alternatif terhadap sistem kapitalisme? Kata “kapitalisme” adalah salah satu yang sering kali kita dengar dan pergunakan, namun apakah sebenarnya kapitalisme itu dan apa artinya? Pengantar singkat ini menjawab pertanyaan,… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Najamuddin Khairur Rijal Tebal : x + 174 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Perbincangan tentang demokrasi di kawasan Timur Tengah menjadi kian menarik sejak 2011. Tahun 2011, negara-negara di kawasan itu mengalami gejolak yang dikenal dengan Arab Spring. Berawal dari Tunisia, gerakan people power terus… selengkapnya
Rp 109.480 Rp 128.800Penulis : Kevin Nobel Kurniawan Tebal : 302 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Kisah Sosiologi merupakan rangkuman teori-teori sosiologi klasik dan kontemporer yang diwakili oleh lima belas pemikir utama, yaitu Durkheim, Marx, Weber, Simmel, Parsons, Bauman, Giddens, Bourdieu, Foucault, Said, Spivak, Goffman, Habermas, Etzioni, dan Berger. Dengan… selengkapnya
Rp 73.950 Rp 87.000Penulis : Erlangga Greschinov Tebal : 220 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Renebook Deskripsi : Tidak pernah aku duga sebelumnya, ajakan “silaturahim” ke akun media sosial tentara IDF menjadi sebuah gerakan masif yang diikuti segenap netizen Indonesia. Gerakan untuk sekadar melampiaskan protes secara digital ini kemudian secara organik dinamai oleh netizen… selengkapnya
Rp 70.550 Rp 83.000Penulis : Ahmad Zainul Hamdi (ed.) Tebal : 220 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Gading Deskripsi : Gus Dur bukanlah orang yang menebar janji manis untuk bisa meraih kesuksesan. Dia menjadi presiden karena selama ini telah menunaikan kebajikan dalam hidupnya. Orang bisa mengatakan bahwa Gus Dur menjadi presiden dinamika politik waktu… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Gun Gun Heryanto Tebal : 316 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Literasi politik memiliki posisi strategis di tengah proses dan dinamika konsolidasi demokrasi Indonesia saat ini. Ada dua problem utama yang saat ini masih menjadi agenda pembangunan politik substantif di Indonesia. Pertama, penguatan kapasitas negara (state capacity), hal ini diperlukan… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.