● online
- Sunda Abad ke-19: Tafsir atas Ilustrasi-ilustrasi
- Arsitektur Komputer dan Aplikasinya
- Tegas Membangun Batas
- Kebutuhan Dasar Manusia untuk Kelas XI, Kompetensi
- Sastra Kebahagiaan; Kajian Psikologi Positif dalam
- Patah Hati Terindah
- Panduan Cermat untuk Orang tua Si Anak Sehat
- Dasar-Dasar Pengolahan Air dan Limbah Cair
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO)
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Namaku Asher Lev
Rp 76.500 Rp 90.000| ISBN | 978-602-0809-32-8 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Novel |
Namaku Asher Lev
Penulis : Chaim Potok
Tebal : xvi + 436 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Gading Publishing
Deskripsi:
Secara jujur harus saya katakan bahwa sebelum mendapat kesempatan untuk menerjemahkan novel ini, Chaim Potok dan karyanya ini adalah dua hal yang asing bagi saya. Namun, sepotong informasi dari Direktur Penerbit Gading, Bang Hairus Salim, bahwa novel ini merupakan salah satu novel favorit Gus Dur membuat saya langsung menyanggupi untuk menerjemahkannya. Saya berasumsi bahwa novel favorit dari tokoh sekaliber Gus Dur pastilah memiliki sesuatu yang bagus dan perlu, tapi tidak merepotkan untuk dibaca. Dengan sedikit cerita tersebut, saya ingin mengakui kepada sidang pembaca yang cendekia bahwa novel ini saya terjemahkan dengan kenekadan. Meskipun begitu, tidak berarti saya mengharapkan permakluman atas kekeliruan dan ketidakelokan dalam terjemahan ini. Bagaimanapun,kekeliruan dan ketidakelokan haruslah dikoreksi dan dibenahi.
Kenekadan untuk menerjemahkan novel ini memaksa saya benar-benar bekerja keras. Latar sosiokultural Yahudi-nama yang lebih sering saya (mungkin kita) dengar sekadar sebagai salah satu golongan yang “memusuhi Islam”- dan dunia seni rupa dalam novel ini membuat saya harus sering-sering mencari sumber bacaan yang relevan untuk dapat mengerti isi teks dengan baik atau setidaknya mencukupi. Syukurlah, kini kita hidup di “zaman internet”; sumber-sumber pengetahuan dari internet dengan mesin pencarinya sangatlah membantu dan memudahkan kerja penerjemahan ini. Namun begitu, saya juga tetap menggunakan sumber-sumber bacaan dalam bentuk tercetak yang lazim selama ini buku-buku-buku kajian, kamus, dan ensiklopedi.
Selanjutnya perlu saya kemukakan pula beberapa hal penting dalam penerjemahan ini. Pertama, struktur kalimat bahasa sumber dalam novel ini sedapat mungkin saya pertahankan dalam penerjemahannya. “sedapat mungkin” di sini berarti struktur kalimat tersebut masih berpadanan dengandan enak dibaca dalam struktur kalimat bahasa Indonesia. Jika dua kriteria itu tidak terpenuhi, saya akan mengubah strukturnya tanpa mengubah substansi artinya. Kedua, kata-kata yang khas dalam kultur Yahudi tidak saya terjemahkan dan bila perlu saya berikan catatan kaki. Hal ini mungkin mengganggu kenikmatan membaca, tetapi apa boleh buat karena mungkin bagi sebagian besar kita, hal ikhwal Yahudi adalah sesuatu yang asing. Ketiga, dalam kasus-kasus kepelikan yang khusus, saya memberanikan diri untuk mengambil keputusan penerjemahan yang khusus pula. Cintohnya adalah adegan di kelas ketika guru Asher Lev marah kepada Asher Lev karena anak itu tertidur saat pelajaran berlangsung. Sang guru membuat olok-olok dengan mengacu pada nama Chagall, pelukis Yahudi pendahulu Asher Lev. Dalam adegan itu si guru mengomel dengan kalimat-kalimat yang mempermainkan bunyi-bunyi (kata) sha dan gall. If you fall asleep and make people say sha sha, I will make your life bitter like gall gall.” Seruan sha tanpa masalah dapat saya ubah begitu saja menjadi sya karena sekadar merupakan tiruan bunyi orang yang sedang menjaga anak yang tertidur. Yang pelik adalah kata gall yang bunyinya tetap harus dipertahankan, sementara pada sisi yang lain gall harus diterjemahkan karena merupakan sebuah kata yang mengandung beberapa kemungkinan arti yakni: 1. Lempedu, 2. Sesuatu yang pahit; 3. Bisul, 4. Lecet. Untuk mengatasi kepelikan itu, apa boleh buat saya mengambil jalan keluar penerjemahan yang berkhianat, menyimpang atau merupakan bid’ah secara leksikal. Saya telah memotong kalimat sumber terjemahannya, lalu menerjemahkan bitter “secara keliru” dengan “pegal” demi mendapatkan kedekatan bunyi dengan nama Chagall. “Jika kamu tertidur dan membuat orang menjaga tidurmu dengan berdesis: ‘sya-sya-sya’, maka aku akan membuat hidupmu menjadi pegal: ‘gal-gal-gal’.”Bid’ah leksikal itu saya lakukan demi memeprtahankan olok-olok permainan dan sinisme sang guru kepada Asher Lev, kepada Marc Chagall, dan terhadap seni lukis pada umumnya. Sebagian kaum Yahudi sebagaimana tergambar dalam novel ini memang menganggap seni lukis sebagai hal yang terlarang – ini merupakan tafsiran luas terhadap apa yang tersurat dalam Sepuluh Perintah Tuhan, khususnya perintah yang kesua tentang larangan membuat patung.
Demikianlah, segenap daya upaya telah saya lakukan untuk menerjemahkan novel ini. Selanjutnya, saya persilahkan pembaca untuk menikmati dan jika perlu memberikan kritik dan asaran.
Selamat membaca!
–Rh. Widada
Tags: gading publishing, novel
Namaku Asher Lev
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 342 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Supali Kasim Tebal : 184 hlm Ukuran : 14,8 x 20 cm Penerbit : Pustaka Kita Deskripsi : “Kesenian itu harusnya cukup menghibur saja. Tapi Mama Slamet telah membawa berokan sebagai alat untuk menyebarkan alirannya sendiri, yang justru mencampur adukkan akidah agama.” “Maksud aliran itu apa?” “Pemahaman dia terhadap agama itu dikait-kaitkan dengan… selengkapnya
Rp 59.200 Rp 74.000Penulis : Trisasongko Hutomo Tebal : 445 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Javanica Deskripsi : Banjir darah melanda tanah Jawa pada tahun 1549. Berhasrat menjadi penguasa tunggal Nusantara, Kesultanan Demak mengobarkan perang di mana-mana. Kerajaan-kerajaan pecahan Majapahit satu per satu ditaklukkan. Sunan Kalijaga berupaya membendung perubahan brutal yang merundung negerinya. Dalam keprihatinannya,… selengkapnya
Rp 70.400 Rp 88.000Penulis : Fajar Mesaz Tebal : 140 hlm Ukuran : 11 x 19 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Sekelompok pasukan menyerang Dusun Khae Khwa. Senjata api menyalak. Senjata tajam berkelebat. Orang-orang menjerit dan berhamburan. Dalam kekacauan itu, ibu dan adik Begum diseret menuju kematian. Begum sendiri bisa meloloskan diri dari peristiwa itu. Ia menerobos… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Josephine Tey Tebal : 360 hlm Ukuran : Penerbit : Laksana Deskripsi : Sebuah pembunuhan terjadi di tengah keramaian orang yang mengantre tiket pertunjukan. Korbannya adalah seorang pria. Senjata pembunuhnya diduga adalah sebilah pisau. Peristiwa itu terjadi di pusat kota London, tempat orang-orang bersenang-senang dari malam hingga berganti pagi. Beberapa orang menyaksikan momen… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Makinuddin Samin Tebal : 500 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Javanica Deskripsi : Demak tak pernah sanggup tidur nyenyak setelah menghancurkan Majapahit pada tahun 1478 dan menobatkan Nyo Lay Wa sebagai raja boneka. Kekuatan yang masih setia pada Majapahit bisa memberontak kapan saja. Penguasa Demak, Trenggana, pun menggalang kekuatan untuk menaklukkan… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Penulis : Erwin Kallo Tebal : 367 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Kisah perjalanan lima pokrol bambu yang bertualang mencari klien demi mempertahankan eksistensi. Alih-alih menjadi lawyer kondang, mereka justru menjadi pengacara ayam sayur. Cahaya terang muncul saat Suparman menangani kasus perceraian Nina Tanjung dan Johan Nabawi. Bagaimanakah kisah antara perempuan cantik… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Aguk Irawan MN Tebal : 308 hlm Ukuran : 13,5 x 20 cm Penerbit : Javanica Deskripsi: Tuhan kami adalah nurani, neraka dan surga kami adalah nurani. Ketika kejahatan dilakukan, nurani kamilah yang menghukum kami. Ketika kebajikan dilakukan, nurani kami pulalah yang mengganjar kami. (Kartini) Pada tahun… selengkapnya
Rp 54.400 Rp 68.000Penulis : Hendri Teja Tebal : 507 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Javanica Deskripsi : Pada tahun 1926-1927, pemberontakan rakyat terhadap Pemerintah Hindia Belanda rontok di tengah jalan. Tan Malaka, sosok revolusioner yang tak berhasil mencegah pemberontakan prematur tersebut, terlepas dari tangkapan. Bersama dua sahabatnya, Subakat dan Jamaluddin Tamin, ia mendeklarasikan… selengkapnya
Rp 78.400 Rp 98.000Penulis : George Orwell Tebal : xviii + 170 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi: Animal Farm terbit pertama kali tahun 1945. Awalnya tak mendapatkan perhatian sama sekali karena dianggap sebagai cerita dongeng binatang saja. Belakangan barulah disadari bahwa karya ini merupakan sebuah kritik alegoris yang tajam pada kekuasaan otoriter. Animal Farm menjadi masyhur dan menempatkan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Damar Shashangka Tebal : 400 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Dolphin Deskripsi: Gatholoco adalah lambang Lelaki Sejati, ia yang mampu memahami proses penciptaan manusia melalui lingga dan yoni, yang menjadi penyebab turunnya ruh ke bumi. Lelaki Sejati adalah ia yang sanggup mengendalikan segala anasir di dalam… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 85.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.