Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO)
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Awan Theklek Mbengi Lemek
Rp 17.000 Rp 20.000| ISBN | 978-602-0809-32-8 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Awan Theklek Mbengi Lemek
Penulis : Hersri Setiawan
Tebal : xii + 108 hlm
Ukuran : 12 x 18 cm
Penerbit : Gading Publishing
Deskripsi:
Para penulis yang diasingkan ke Pulau Buru pada dekade akhir tahun 60an, kembali ke daerahnya lebih satu warsa kemudian dengan membawa banyak cerita dan kenangan. Demikianlah misalnya, sastrawan terkemuka Indonesia Pramoedya Ananta Toer menulis dua jilid buku memoarnya di Pulau Buru: Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 1-2. Penulis lain, Hersri Setiawan menulis kitab tebal sejenis: Memoar Pulau Buru. Kedua karya ini berkisah tentang suka-duka para tahanan politik selama menjalani pengasingan politik tanpa pengadilan di pulau kecil tersebut.
Ada kesan ketika membaca kedua catatan itu, Pulau Buru adalah pulau yang kosong dan hanya para tapol itulah para penghuninya. Maklum kebanyakan catatan, seperti diwakili dua karya itu, memang semata mengisahkan kehidupan para tapol. Sementara para penghuni aseli Pulau Buru hanya sesekali muncul sebagai figuran.
Dalam konteks inilah, buku ini, yang merupakan reproduksi tulisan Hersri Setiawan mengenai kehidupan keluarga, terutama kaum perempuan dan anak di Pulau Buru menjadi penting dan menarik. Menariknya adalah karena ia melaporkan kehidupan masyarakat Pulau Buru dan sekaligus interaksinya dengan para tapol. Pentingnya adalah karena tulisan ini mengangkat suatu kehidupan masyarakat yang dibayangkan belum sepenuhnya terkapitalisasi. Kehidupan Pulau Buru saat itu masih sangat bersahaja. Sejauh pelajaran diambil dari masyarakat Pulau Buru ini, ada secercah gagasan yang bisa dipetik dari tulisan ini bahwa sebagian besar diskriminasi atau pembedaan terhadap perempuan berasal dari, atau bahkan diperburuk, oleh kapitalisme. Inilah mengapa tulisan yang sudah lewat sekian dekade ini tetap penting untuk dibaca.
Tags: budaya, gading publishing
Awan Theklek Mbengi Lemek
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 530 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Mahmud Jauhari Ali Tebal : 204 hlm Ukuran : 13 x 19,5 cm Penerbit : Araska Deskripsi : Kisah-kisah mistik memang telah sangat lekat dengan ritme kehidupan masyarakat Tanah Air, tak terkecuali masyarakat Kalimantan. Di pulau yang dikenal dengan eksotisme hutannya itu, cerita horor bukan lagi sekadar mitos, melainkan telah menjadi legenda. Buku… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Penulis : Riza Rismawati dan Yanuar Arifin Tebal : 228 hlm Ukuran : 13 x 19,5 cm Penerbit : Araska Deskripsi : Mungkin banyak yang beranggapan bahwa kisah horor hanya berkutat pada tiga tempat saja, yaitu rumah sakit—khususnya kamar mayat, kuburan, dan rumah atau bangunan tua yang lama tak ditinggali. Nyatanya, tempat yang selalu dihiasi… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Penulis : Rahma Ahmad Tebal : 136 hlm Ukuran : Penerbit : Laksana Deskripsi : Uzbekistan, negeri yang namanya menari-nari di sudut benak saya. Negeri yang ingin saya datangi dari dulu. Negeri yang disebut-sebut sangat indah oleh Ibnu Batutah dalam Rihlah, buku memoarnya yang terkenal. Enam ratus delapan puluh sembilan tahun setelah kedatangan Ibnu Batutah… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Jaron Lanier Tebal : 164 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Sesuatu yang sepenuhnya baru sedang terjadi di dunia. Hanya dalam lima atau sepuluh tahun terakhir, hampir setiap orang mulai membawa sebuah gawai kecil yang disebut ponsel cerdas (smartphone) sepanjang waktu. Secara algoritmis, kita dipantau dan… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Mahmud Jauhari Ali Tebal : 212 hlm Ukuran : 13 x 19,5 cm Penerbit : Araska Deskripsi : Pesantren, tempat yang dikenal penuh dengan kegiatan spiritual dan kehidupan yang sederhana, ternyata juga menyimpan hal-hal tak terdefinisikan yang dapat membuat bulu kuduk berdiri. Maka, bukan rahasia jika selain belajar ilmu agama, di sana para… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Penulis : Soekmono Tebal : 240 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Bangunan-bangunan purbakala yang berasal dari zaman purba terkenal dengan nama “candi”, terutama sekali di Jawa. Khusus di Jawa Timur, bangunan-bangunan itu—kecuali yang berupa gapura, yang juga disebut “candi”—lebih lazim disebut cungkup. Dijelaskan pula bahwa pengertian candi sebagai… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Ki Ngawur Permana Tebal : 272 hlm Ukuran : 13,5 x 20 cm Penerbit : Javanica Deskripsi : Kitab Sihir mengajak Anda mengenali potensi dan kekuatan mendasar diri Anda untuk menghadirkan keajaiban-keajaiban dalam hidup Anda. Ketika Anda sudah mengenali potensi dan kekuatan Anda dan bagaimana cara mengolahnya, hidup Anda akan penuh kejutan. Anda akan mendapati… selengkapnya
Rp 63.200 Rp 79.000Penulis : Nirwan Ahmad Arsuka Tebal : 809 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Inilah buku yang merekam (hampir) seluruh isi kepala Nirwan Ahmad Arsuka. Terdiri dari 102 tulisan dengan beragam tema, mulai sains, manusia, seni, sastra, agama, Indonesia, kuda, dan pustaka bergerak.
Rp 212.500 Rp 250.000Penulis : Surya Arsuka Tebal : 228 hlm Ukuran : 13 x 19,5 cm Penerbit : Araska Deskripsi : Rumah sakit, yang kita kenal sebagai tempat penyembuhan, rupanya juga kerap menjadi saksi bisu dari kejadian-kejadian aneh yang sulit dijelaskan. Mungkin karena rumah sakit merupakan tempat bertemunya kehidupan dan kematian, di mana harapan dan ketakutan saling… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Penulis : Aurora Ponda Tebal : 144 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Metafora “Ibu Bumi” pada awalnya dipandang sebagai hal yang positif karena mengandaikan adanya kesadaran bahwa alam, laiknya seorang ibu, telah memberikan banyak manfaat kepada manusia tanpa memungut imbalan dari mereka. Dengan mamakai lensa ini, penggunaan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.