● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO)
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Cross-Border Insolvency, Kerja Sama Lintas Batas Antar Lembaga Peradilan: Perbandingan Indonesia, Malaysia, dan Korea Selatan
Rp 52.700 Rp 62.000| ISBN | 978-623-359-018-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Hukum |
Cross-Border Insolvency, Kerja Sama Lintas Batas Antar Lembaga Peradilan: Perbandingan Indonesia, Malaysia, dan Korea Selatan
Penulis : Tata Wijayanta dan Muhammag Bagas A.H.
Tebal : 170 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Deskripsi :
Perkembangan ekonomi dunia yang dimobilisasi oleh globalisasi mengakibatkan semakin menipisnya batas-batas antarnegara dalam melakukan kegiatan perekonomian, sejalan dengan hal itu kegiatan perekonomian yang dilakukan memiliki risiko bisnis yang berada pada level internasional. Salah satu persoalan yang mungkin terjadi adalah permasalahan likuiditas yang dapat berujung kepailitan. Permasalahan tersebut dapat menjadi kompleks dalam hal suatu perkara kepailitan terdapat persinggungan antara lebih dari satu yurisdiksi hukum negara atau lebih dikenal dengan istilah cross-border insolvency. Permasalahan cross-border insolvency merupakan isu global dalam penega kan hukum kepailitan yang tengah dihadapi seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, Malaysia, dan Korea Selatan. Setiap negara memiliki aturan dan cara yang berbeda dalam menyikapi persoalan cross-border insolvency.
Pembahasan dalam buku ini meliputi pengaturan hukum kepailitan, prosedur kepailitan, pengaturan cross-border insolvency, pelaksanaan prosedur kepailitan pengadilan asing, dan pengaturan kerja sama lintas batas antarlembaga peradilan dalam menyelesaikan perkara cross-border insolvency. Oleh karena itu, buku ini akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa Fakultas Hukum pada program S-1, S-2, dan mahasiswa yang berminat serta praktisi hukum, dan pembaca lain yang ingin mengetahui dan mempelajari isu-isu terkait cross-border insolvency.
Cross-Border Insolvency, Kerja Sama Lintas Batas Antar Lembaga Peradilan: Perbandingan Indonesia, Malaysia, dan Korea Selatan
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 335 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penuli : M Nadi el_Madani Tebal : 172 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Poligami sebagai bagian dari sistem perkawinan Islam telah diterima dalam hukum nasional. Prosedur yuridis poligami di Indonesia adalah seorang suami yang ingin beristri lebih dari satu harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari pengadilan setelah… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Hassan Suryono Tebal : viii + 198 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Novianto Murti Hantoro, dkk. Tebal : xviii + 212 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Buku Obor Deskripsi : Kekuasaan kehakiman di Indonesia merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Kekuasaan kehakiman dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada di bawahnya dalam lingkungan peradilan umum, lingkungan peradilan agama,… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Penulis : Muhammad Taufiq Tebal : xv + 160 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Wacana menghubungkan kemudahan dan percepatan waktu penyelesaian perkara semakin banyak dibahas. Mengingat proses persidangan di pengadilan yang menyita waktu hinga berbulan-bulan belum sejalan dengan asas penyelenggaraan kekuasaan kehakiman: Peradilan yang sederhana, cepat dan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Robert Prayoko Tebal : 227 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Hukum persaingan usaha adalah hukum yang mengatur tentang interaksi atau hubungan perusahaan atau pelaku usaha di pasar, sementara tingkah laku perusahaan ketika berinteraksi dilandasi atas motif-motif ekonomi. Hukum persaingan usaha diciptakan dalam rangka mendukung terbentuknya sistem… selengkapnya
Rp 114.750 Rp 135.000Penulis : Ade Arif Firmansyah Tebal : xii + 168 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi: Indonesia sebagai negara kepulauan memberikan keuntungan, selain pertambahan luas wilayah, Indonesia dapat menempatkan kedaulatannya dalam tiga dimensi di Perairan kepulauan, yaitu dasar laut dan tanah di bawahnya, perairannya dan ruang udara di atasnya. Namun demikian, untuk memenuhi… selengkapnya
Rp 112.880 Rp 132.800Penulis : Farid Wajdi, Padian Adi Salamat Siregar, Muhd. Zein Azhary Wajdi Lubis Tebal : 272 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Pustaka Kita Deskripsi : Setiap “klik setuju” pada aplikasi perbankan, platform digital, atau layanan transportasi online menyimpan sebuah rahasia yang mengikat. Di balik efisiensi dan kecepatan transaksi digital, tersembunyi sebuah… selengkapnya
Rp 120.000 Rp 160.000Penulis : Helius Sjamsuddin Tebal : 86 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Kumpulan Undang-Undang Kerajaan Sintang (selanjutnya disingkat UUKS) ini terdiri atas tiga naskah yang diurut secara kronologis. Pertama, naskah Raden Abdulrakhman Panji Negara, berjudul “Sejarah Kerajaan Sintang dan Perundang-undangan” (selanjutnya disebut naskah I); kedua, naskah koleksi Ade… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Maroni, Nenny Dwi Ariani, Rini Fathonah Tebal : xiv + 102 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Keberadaan pengadilan Tipikor daerah yang berkedudukan di ibukota provinsi seperti saat ini mendapat kritikan dari masyarakat. Sebagai contoh, perkara korupsi di Merauke harus ditangani di Pengadilan Tipikor di Jayapura,… selengkapnya
Rp 83.980 Rp 98.800Penulis : Rianto Adi Tebal : xii + 172 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Buku Obor Deskripsi : Dalam pembangunan, kependudukan merupakan salah satu titik sentral. Jika persoalan kependudukan diabaikan dan dinomorsekiankan dari daftar kebijakan pemerintah, Indonesia akan semakin terancam menjadi negara gagal (Prasetya,2007). Kepadatan penduduk dan rendahnya kualitas penduduk, dapat… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.